A. Pengertian
Manajemen
Kamus
Webster menyatakan bahwa manajemen berasal dari
kata manage (maneggio, Italia) yang dalam kamus bahasa
Inggris-Indonesia kata manage berarti: mengurus, memimpin,
mencapai, dan memerintah. Berdasarkan pengertian secara etimologis itu
munculah konsepmanajemen yang secara terminologis menurut para ahli
disebut sebagai the act or art of managing, conducting, directing, and
controlling. Manajemen merupakan suatu kegiatan atau seni dalam mengurus
(memimpin, mencapai, dan memerintah), membimbing, mengarahkan dan mengendalikan
(Appley dalam Zailani dan Antowijoyo, 1989:1).
Berdasarkan
pembatasan tersebut kemudian muncul berbagai definisi tentang manajemen.
Diantaranya adalah Follet yang mendefinisikan manajemen sebagai seni dalam
menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Sedangkan Stoner mendefinisikan
manajemen sebagai suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan
pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan berbagai berbagai
sumber daya organisasi lainya untuk mencapai tujuan organisasi yang diinginkan.
(Definisi manajemen seperti yang dikemukakan oleh Stoner tersebut pada dasarnya
sependapat dengan definisi manajemen yang dikemukakan oleh Tery yang
menyatakan, bahwa manajemen sebagai suatu tindakan untuk melaksanakan sesuatu
melalui orang lain. Artinya tindakan tersebut melalui perencanaan dan
pengorganisasian, pengarahan dan penggerakan serta koordinasi dan pengawasan.
Millet
yang mendefinisikan manajemen sebagai suatu proses pembimbingan, pengarahan dan
pemberian fasilitas terhadap pekerjaan orang-orang yang terkoordinasi dalam
kelompok-kelompok formal untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. Disimpulkan
manajemen akan selalu berhubungan dengan segenap usaha untuk mencapai tujuan
yang ditelah ditetapkan dan diharapkan melalui orang lain berdasarkan target
terhadap sasaran-sasaran tertentu dengan menggunakan strategi yang dibuat
berdasarkan prinsip-prinsip manajemen ilmiah dan praktis serta dengan
memamfaatkan berbagai fasilitas dan sumber daya yang tersedia dengan
sebaik-baiknya.
B. Konsep Dasar
Manajemen
Konsep
dasar manajemen meliputi:
1. Identitas
manajemen :
a) Sebagai
suatu hal yang ada karena dapat dipelajari,
b) Sebagai
suatu proses karena umumnya meliputi kegiatan : perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, penggerakan dan pengawasan secara berkelanjutan,
c) Dapat
diketahui hanya dari hasilnya saja (intangible),
d) Sebagai
suatu alat untuk mencapai tujuan (hasil).
2. Arti pentingnya
manajemen:
a) Tak
akan ada suatu organisasi yang berhasil dalam mencapai tujuanya tampa
menggunakan manajemen secara efektif dan efesien,
b) Manajemen
dapat memberikan nilai efektifitas bagi setiap usaha-usaha manusia,
c) Manajemen
dapat menjamin pencapaian hasil usaha yang maksimal.
3. Prinsip
Manajemen:
a) Berguna
bagi para manajer dalam usaha menghindari berbagai kesalahan umum dalam
pekerjaanya,
b) Bersifat
fleksibel sesuai dengan situasi dan kondisi yang berkembang dalam lingkungan
organisasi.
4. Sasaran
manajemen:
Sasaran
manajemen sangat penting oleh karena itu harus dibuat dengan jelas dan tegas
karena jika tidak (kurang) jelasnya maka akan mempersulit tugas-tugas manajer.
Berdasarkan
beberapa pengertian dan definisi yang telah diuraikan di atas dapat
disimpulkan, bahwa manajemen itu meliputi hal-hal sebagai berikut :
a) Sebagai
pekerjaan pimpinan,
b) Ada
tujuan yang ingin dicapai,
c) Pencapaian
tujuan dilakukan dengan orang lain,
d) Setiap
kegiatanya selalu menggunakan cara berpikir ilmiah dan praktis (prinsip-prinsip
manajemen) dengan dukungan berbagai sumberdaya yang tersedia,
e) Pencapaian
tujuan dilakukan dengan cara seefektif dan seefesien mungkin.
C. Hakikat dan urgensi
manajemen
Pada
dasarnya, hakekat manajemen diharapkan dapat bermanfaat untuk:
a).
Kepentingan umum
Keberadaan
manajemen akan menjamin tercapainya kepentingan umum karena manajemen
memperjuangkan kepentingan semua pihak yang ada dalam organisasi.
b).
Tujuan organisasi
Manajemen
diberlakukan dalam organisasi dalam rangka mencapai tujuan organsiasi. Keadaan
ini menunjukkan bahwa pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan effisien
sangat terbantu oleh manajemen.
c).
Arahan bagi pimpinan
Manajemen
dapat dipastikan membantu pimpinan organisasi dalam memetakan kerja sama yang
dibangun dalam organisasi yang dipimpinnya melalui kebijakan-kebijakan untuk
meraih tujuan yang diinginkan.
d.)
Faktor dasar
Setiap
organisasi mempunyai sumberdaya-sumberdaya yang dimiliki untuk mencapai
tujuannya, yang dikenal dengan faktor dasar. Manajemen merupakan salah satu
faktor dasar tersebut. Dengan demikian manajemen merupakan sesuatu yang
mendasari semua kegiatan dalam organisasi
Pemaparan
tentang sisi pemahaman terhadap manajemen menunjukkan bahwa bagi orang-orang
yang terjun dalam organisasi formal atau informal, perlu mengkaji dan
mempelajari manajemen. Hal tersebut sangat mendukung perkembangan ilmu
manajemen, sebagaimana ungkapan para ahli tentang perlunya mempelajari
manajemen. Manajemen, bagaimanapun sangat diperlukan oleh semua
organisasi, karena tanpa manajemen, semua usaha untuk mencapai tujuan
organisasi akan sia-sia. Untuk itu, setidaknya ada tiga alasan mengapa harus
mempelajari manajemen.
Ø Untuk
mencapai tujuan
Ø Untuk
menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan yang bertentangan.
Ø Untuk
mencapai effisiensi dan efektivitas
Stoner juga mengatakan adanya tiga (3) alasan
penting mengapa kita harus mempelajari manajemen, yaitu yang menyangkut masa
lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Semua itu menunjukkan adanya
pengaruh terhadap manusia yang bekerja sama dalam organisasi, dan di bawah
bimbingan manajer akan lebih banyak hal yang dapat diraih. Keadaan-keadaan
tersebut dapat dsimpulkan bahwa, organisasi memberikan kontribusi pada standar
kehidupan umat manusia masa kini di seluruh dunia, organisasi membangun masa
depan yang lebih baik dan membantu individu-individu untuk melakukan hal yang
sama, organissi membantu menghubungkan manusia dengan masa lalunya dan
organisasi dapat dipandang sebagai pola hubungan manusia.
Gibson
juga mengatakan bahwa setidaknya ada dua (2) alasan pentingnya kita mempelajari
manajemen, yaitu masyarakat kita tergantung pada spesialisasi berbagai lembaga
dan organisasi untuk menyediakan barang-barang dan jasa-jasa yang diinginkan,
individu yang tidak terlatih sebagai manajer sering menemukan dirinya dalam
posisi manajerial.
DAFTAR PUSTAKA
Reksohadiprodjo, S., Pengantar
Manajemen, Penerbit Karunika, Universitas Terbuka,Jakarta, 1990.
Hasibuan, Malayu, Manajemen Dasar, Pengertian
dan Masalah, PT Bumi Aksara: Jakarta, 2005
Sondang P.
Siagian, Fungsi-fungsi Manajerial. Cet. IV; Jakarta: Bumi Aksara, 2002
No comments:
Post a Comment